Friday, October 4, 2013

5 Jenis Anjing yang Dilarang Ditangkarkan Di Dunia ( I )

Di penghujung tahun 1980an, sebuah terjadil sebuah serangan epidemis yang dilakukan oleh anjing jenis Pit bull, sehingga menyebabkan adanya pelarangan penangkaran dan pemeliharan anjing sejenis Pit Bull. Pada tahun 1991, Parlemen Inggris bahkan melarang beberapa jenis anjing lainnya yang diikuti pula oleh beberapa negara lain. Berikut adalah 5 jenis anjing yang dilarang:

1. American Pit Bull Terrier

American Pit Bull Terrier
Tidak ada jenis anjing di bumi ini yang mampu menandingi kehebatan Pit Bull. Banyak yang menduga bahwa jenis anjing Pit Bull adalah sebuah rekayasa genetis, sebuah persilangan antara jenis Bulldog dan Terrier dengan tujuan melahirkan jenis baru yang lebih kuat sebagai anjing petarung. Pit Bull menjadi simbol sisi maskulinitas yang buruk di masyarakat, dan sebuah perawatan dan pemeliharaan yang buruk akan berakibat fatal bagi si pemilik dan orang-orang di sekitarnya. Di Amerika Serikat, tepatnya di Miame-Dade County, kawasan Florida;ontario, Canada; dan negara lainnya kepemilikan anjing jenis Pit Bull dianggap ilegal.

2. Japanese Tosa Inu

Japanese Tosa Inu

Berat tubuh anjing jenis Tosa Inu yang berasal dari negara Sakura ini mampu mencapai antara 80 hingga 200 pon. Anjing jenis Tosa Inu merupakan hasil dari persilangan antara anjing lokal Jengan dengan beberapa jenis anjing barat, seperti Mastiff dan Bull Terrier. Ia pun jenis anjing petarung, walaupun konsep pertarungan anjing di Jepang berbeda dengan yang terdapat di beberapa negara lainnya. Sebuah pertarungan yang sunyi, tidak ada geraman ataupun rintihan.
Sebelum terjadi pertarungan antar Tosa, diadakan sebuah ritual khusus khas Jepang, dan pertarungannya pun lebih menyerupai pertarungan gulat sumo, dan anjing yang keluar sebagai pemenang akan meraih peringkat dengan sebutan ‘Yokozuna’. Anjing jenis ini dilarang dipelihara di negara Denmark, Malta, Norwegia dan beberapa negara lainnya.

3. Fila Brasiliero


Fila Brasiliero


Fila atau dikenal pula dengan Brazillian Mastiff, adalah sejenis anjing besar yang banyak digunakan sebagai teman dalam berburu beruang dan jaguar, bahkan dahulu digunakan untuk melacak budak-budak yang melarikan diri. Anjing ini memiliki darah dari jenis Mastiff, Bulldog, dan Bloodhound. Mungkin di antara daftar yang ada, jenis anjing inilah yang mampu dilacak secara genetika. Slah satu sifat yang dimilikinya adalah tidak mudah mempercayai (ojeriza, bahasa Portugal). Ia akan sangat hati-hati terhadap orang  ataupun mahluk yang asing baginya, bahkan Kita dilarang untuk menyentuhnya. Memelihara jenis anjing ini dianggap ilegal di Inggris.

4. Presa Canario


Presa Canario



Presa Canario merupakan jenis anjing petarung yang berasal dari Pulau Canary, Spanyol, dan secara umum berat badannya mampu mencapai lebih dari 100 pon. Ia diwarisi berbagai karakter anjing Mastiff, dan pada tahun 2001 nama baik jenis anjing ini tercoreng setelah terjadi sebuah kasus penyerangan  terhadap Diane Whipple (33th), ia diserang oleh pasangan Presa bernama Bane dan Hera hingga terbunuh di lorong apartemennya di San Fransisco. Kedua anjing tersebut dipelihara untuk mengikuti sebuah pertarungan anjing, ‘Aryan Brotherhood’. Sang pemilik anjing, Marjorie knoller, dinyatakan bersalah dan dikenai pasal pembunuhan tingkat dua dan mendekam di penjara selama 15 tahun. Anjing jenis Presa Canario dilarang dimiliki dan dipelihara di Australia dan Selandia Baru.

5. Dogo Argentino

Dogo Argentino


Anjing jenis ini kali pertama ditangkarkan pada tahun 1928 di Argentina, nama Dogo diambil dari jenis Anjing Petarung Cordoba (Cordoba Fighting Dog) yang sekarang sudah punah, Dogue de Bordeaux. Anjing Petarung Cordoba merupakan hasil persilangan beberapa jenis anjing, termasuk diantaranya anjing jenis The Great Dane. Lalu seorang penangkar bernama Antonio Nores Martinez menciptakan sebuah rekayasa genetika dengan tujuan untuk menjadikannya sebagai pemburu tangguh, dan untuk diikutsertakan dalam sebuah perlombaan berburu, yang sasarannya adalah singa yang buas. Namun walaupun tidak sesuai dengan jenis peruntukkannya, Dogo digunakan sebagai anjing petarung dalam sebuah pertandingan. Ukuran tubuhnya melampaui Pit Bull, anjing ini dilarang dipelihara di 10 negara termasuk Australia, Selandia Baru, dan Portugal.