Wednesday, February 27, 2013

Blackberry Hentikan Penjualan di Jepang

altHarapan untuk dapat kembali mencapai kesuksesan Blackberry di Jepang sepertinya akan tinggal harapan. Harian berita Nikkei, Jepang, melaporkan bahwa Blackberry menghentikan penjualan sebagian perangkat telepon seluler Blackberry di Jepang.
Penghentian penjualan ini  terkait dengan belum disetujuinya biaya untuk memodifikasi sistem operasi Blackberry untuk dapat mengakomodasi bahasa Jepang. Terkait dengan keputusan tersebut, Blackberry juga menunda atau bahkan mungkin tidak akan menjual Blackberry Z10 di negara sakura tersebut.
Keputusan untuk belum disetujuinya modifikasi sistem operasi Blackberry khusus untuk edisi bahasa Jepang ini sepertinya juga dipengaruhi oleh turunnya nilai penjualan perangkat tersebut di Jepang.
Seperti dilaporkan oleh Reuter, pangsa pasar Blackberry di Jepang menurun sangat drastis dari 5% menjadi tinggal hanya 0,3%. Penjualan Blackberry di Jepang dilakukan oleh perusahaan telekomunikasi NTT DoCoMo sejak tahun 2006.
Walaupun tidak akan menjual perangkat Blackberry lagi, namun Blackberry tetap akan memberikan layanan bantuan bagi para pemakai yang masih menggunakan perangkat ini.
Bangkok Post juga melaporkan bahwa kemungkinan besar Blackberry tidak akan memasukkan negara-negara dengan kebutuhan karakter bahasa khusus, termasuk Thailand, sebagai negara “critical market” untuk peluncuran Blackberry 10.
Dua negara pertama yang akan mendapat cita rasa Blackberry 10 terbaru adalah Kanada dan Inggris, yang disebut-sebut mendapat pesanan penjualan tertinggi. Untuk negara Amerika, Blackberry 10 akan dijual mulai bulan Maret 2013 melalui AT&T, Verizon, dan T-Mobile dengan harga US$200 untuk skema kontrak. Untuk Indonesia, sampai saat ini masih belum ada informasi resmi tentang waktu pencuran penjualan Blackberry 10 dilakukan.