Wednesday, February 27, 2013

Penjualan Blackberry Menurun 43 Persen, RIM Bangkrut?

Perusahaan besar teknologi Kanada Research in Motion, sang produsen ponsel BlackBerry, menderita pukulan terburuk dalam sejarah mereka hari Kamis kemarin.

Perusahaan tersebut mengungkapkan bahwa penjualan turun 43%, sangat drastis  pada kuartal sebelumnya yang menyebabkan mereka rugi 29 sen persahamnya.

Seberapa burukkah? Analis telah bersiap-siap dengan peringatan abstrak berita buruk dari CEO Thorston Heins yang telah memprediksi hasil yang mengerikan yaitu kerugian sekitar 14 sen persahamnya. Ternyata kerugian tersebut mencapai 2 kali lipat lebih.

Menurut analis, saham RIM di pasar smartphone global turun hingga setengahnya pada kuartal pertama. Untuk menutupi penurunan ini, perusahaan mengatakan telah menyelamatkan satu miliar dolar dengan mem-PHK sekitar 5.000 karyawan.

Dan mungkinkah yang akan terjadi lebih buruk dari yang sudah terjadi? Heins juga mengungkapkan bahwa OS Blackberry 10 yang rencananya akan diluncurkan tahun ini, ditunda hingga 2013 untuk menyelamatkan perusahaan.

"Saya tidak puas dengan hasil ini," kata Heins, "dan terus bekerja secara agresif dengan semua bidang organisasi dan Dewan untuk menerapkan perubahan yang berarti untuk menghadapi tantangan, termasuk penataan kembali sumber daya dan mengasah fokus dalam perusahaan pada daerah yang memiliki peluang terbesar. "

Apa lagi yang bisa dihemat RIM? Haruskah mereka membagi dua perusahaan? Atau menjual perusahaan ke brand yang sedang gila-gilaan seperti Microsoft?