Monday, February 18, 2013

New Age Movement ( tahukah anda..? )


        
 New Age Movement (NAM) awalnya muncul di Amerika Serikat. Gerakan ini lahir setelah humanisme sekuler, ateisme, dan pemikiran nihilistik melanda peradaban Barat. Pengikutnya dalam jumlah yang besar, bersama dengan penganut naturalisme evolusioner Charles Darwin. Di Amerika, gerakan tersebut muncul di California sekitar tahun 1960-an. Karena lahir di sana, orang biasa menyebutnya ‘American Movement’. Karena pesatnya kemajuan Amerika dalam teknologi, akhirnya gerakan ini menyebar ke seluruh dunia dengan sangat cepat. Sejak tahun 1970-an dan 1980-an, gerakan tersebut marak luar biasa. New Age Movement ,mengadopsi banyak gagasan filsafat dan agama Timur. Menurut catatan sejumlah pengamat, masa itu merupakan masa penuh gejolak dan menimbulkan banyak perubahan di Amerika. Sebut saja, kalangan anak muda. Mereka tidak lagi memedulikan budaya orangtua. Dengan segenap tenaga, mereka mencari nilai-nilai baru. Obat bius dan sejenisnya menjadi sarana agar menemukan ketenangan jiwa. Alasan menemukan ketenangan jiwa inilah yang membuat mereka berpaling ke Timur.Hal ini dapat dipahami, kekristenan telah gagal memberikan jawaban atas kebutuhan mendasar jiwa manusia. Kekristenan hanya mempertahankan ritual agamawi tanpa menghiraukan kehampaan rohani. Kekosongan dapat terjadi apabila Allah tidak hadir dalam jiwa manusia. Benar jika Blaise Pascal, seorang ilmuwan sekaligus teolog yang mengatakan, “di dalam hati manusia ada titik yang kosong yang tidak bisa diisi oleh apapun juga kecuali kehadiran Penciptanya”. Dan, itulah yang terjadi dengan para kawula muda di atas. Faktor ini pula yang telah lama diabaikan oleh lembaga keagamaan saat itu. Instansi keagamaan hanya sibuk pada hal-hal ritual liturgis belaka, namun mengabaikan sisi esensial yakni perjumpaan dengan Tuhan. Akibatnya, anak-anak muda mulai memelajari tulisan-tulisan yang berkaitan dengan astrologi atau berguru di tempat sepi dan terpencil (esoterisme). Saat itu pula, mereka mulai memperkenalkan gaya hidup baru seperti yang dilakukan kaum Hippies dari San Fransisco.

CIRI-CIRI NEw AGE MOvEMENT

 Harus diakui dengan jujur, mengenali New Age Movement bukan perkara mudah. Hal ini disebabkan NAM bukanlah gerakan yang melembaga layaknya organisasi keagamaan atau instansi lainnya. Lagi pula, tidak memiliki Kitab Suci atau pengakuan percaya yang baku. Kondisi demikian menyulitkan dalam mengidentifikasi secara cepat dan tepat.Walaupun demikian, praktik NAM secara umum bernafaskan humanisme dan okultisme. Sebagai contoh, ciri-ciri yang dapat dikenali adalah sebagai berikut.- Berpedoman pada astrologi, yakni zaman Aquarius yang merupakan salah satu nama bintang dalam zodiak. NAM yakin bahwa Golden Age-zaman emas akan segera datang. Zaman itu dicirikan dengan dinamis, kreatif, ceria dan penuh karunia (Humanisme).- Berkeyakinan bahwa yang berperan dalam hidup manusia bukanlah suatu Allah, tetapi energi ilahi yang hadir di dalam segala sesuatu (Humanisme).Berkeyakinan masyarakat bentrok melawan penguasa, imam, guru dan ilah tetapi hasilnya harmoni sebab setiap orang akan mencapai tataran spiritual yang sama. Hal semacam ini tercermin melalui metode Yoga atau tantri (Okultisme).- Berkaitan dengan keluarga. NAM meyakini hubungan suami isteri dibebaskan dari hawa nafsu semata-mata dan akan dilestarikan dengan cinta kasih (Humanisme).

AJARAN INTI NEw AGE MOvEMENT

 Tidak memiliki kitab, bukan berarti tidak punya ajaran utama yang diterima bersama. Umumnya, New Age Movement menerima lima hal berikut sebagai “doktrin” bersama. 1. Monisme, keyakinan bahwa segala sesuatu yang ada, merupakan derivasi (penjabaran) dari sumber tunggal devine energy. Pada tingkat tertentu dapat digabungkan menjadi kesatuan dari semuanya.2. Pantheisme, yakni gagasan God is all and all is god, Allah adalah segala sesuatu dan segala sesuatu adalah allah. God within ourself–Allah dalam diri kita.3. Reinkarnasi, keyakinan bahwa jiwa manusia kembali pada eksistensi jas-maniah berulangkali, hingga mencapai keadaaan terbaik dan tertinggi dari Great Oneness—keesaan agung alam semesta.4. Pencerahan, kepercayaan bahwa kita memiliki pengetahuan rahasia yang terkandung di alam bawah sadar kita. Sebagaimana disebutkan oleh Carl Jung, bawah sadar kolektif umat manusia memungkinkannya dapat memanipulasi energi dan zat [roh] dengan pikirannya, dan melaluinya dapat memperoleh kekayaan dan kesehatan.5. Spiritisme, keyakinan bahwa ada roh-roh yang dapat dihubungi oleh orang-orang mati sehingga dapat memberi wawasan kepada seseorang mengenai etika dan makna kehidupan di bumi.